Australia Ubah Syarat Penerima Vaksin AstraZeneca Menjadi 60 Tahun ke Atas

Tapi orang yang berusia di atas 50 tahun tidak diizinkan untuk memilih vaksin mereka, dan hanya mendapatkan AstraZeneca.
AstraZeneca merupakan satu-satunya vaksin COVID yang dibuat di Australia sendiri, diproduksi oleh perusahaan biomedis CSL di Melbourne.
Perubahan syarat penerima vaksin AstraZeneca ini akan lebih membebani pasokan vaksin Pfizer.
Namun pemerintah telah mengamankan tambahan 20 juta dosis Pfizer dan 10 juta vaksin Moderna, keduanya akan tiba di Australia pada kuartal terakhir tahun ini.
Pemerintah juga mengumumkan rencana membangun fasilitas pembuatan vaksin mRNA seperti Pfizer, namun hal itu bisa memakan waktu setidaknya satu tahun ke depan.
Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News.
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Setelah kematian warga berusia 52 tahun, Pemerintah Australia kini hanya memperbolehkan warga di atas 60 tahun yang boleh mendapat vaksinasi AstraZeneca
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana