Awal Mula Artis Film Dewasa Asia Carrera dan Tera Patrick Bisa Ngetop, Sekarang Nasibnya...

jpnn.com - DI Amerika Serikat, industri film dewasa merupakan industri besar dan dilindungi hukum. Berdasar data Video Software Dealers Association, total omzet industri tersebut di AS tahun lalu mencapai USD 12 miliar (Rp 163 triliun).
Bahkan, di sana ada penghargaan khusus bagi para pelaku yang terlibat di industri film dewasa ini. Ajang itu diberi nama AVN Awards, semacam pelesetan Oscars.
Nah, produsen film dewasa Vivid adalah salah satu studio yang paling populer di dunia, termasuk di Indonesia.
Sering kali artis-artis dewasa dari rumah produksi Vivid (Vivid Girl) meraih trofi dari ajang tersebut. Hingga sekarang, trofi-trofi itu berjejer di kantor Vivid.
Bisa jadi itu adalah bukti kesuksesan CEO Vivid Adult Entertainment, Steven Hirsch.
Sejumlah "Vivid Girls" pun sempat ngetop dan jadi bahan bisik-bisik para pria di Indonesia, terutama generasi 1980-1990an. Di antaranya adalah Asia Carrera dan Tera Patrick.
(BACA: Mengintip Dapur Vivid, Raksasa Produsen Film Dewasa yang Tetap Eksis)
(BACA: Alasan Raksasa Produsen Film Dewasa Ini Pilih Nama Vivid!)
DI Amerika Serikat, industri film dewasa merupakan industri besar dan dilindungi hukum. Berdasar data Video Software Dealers Association, total omzet
- Ikut Antarkan Ray Sahetapy ke Peristirahatan Terakhir, Rano Karno Mengenang Begini
- Cerita Surya Sahetapy Soal Ayahnya yang Bangga Memiliki Anak Tuli
- Sayang Cucu, Ray Sahetapy Selalu Berpesan Begini kepada Anak
- Jenama Fesyen Muslimah Laris Manis di KSFW 2025, Banjir Order Baju Lebaran
- Berada di Amerika, Surya Sahetapy Lemas Dapat Kabar Ayahnya Meninggal Dunia
- Ray Sahetapy Tutup Usia, Rama: Almarhum Orang yang Sangat Baik