Awal Puasa, Besok atau Lusa?

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Agama RI akan melaksanakan sidang isbat pada Selasa petang ini (15/5), untuk menentukan awal puasa Ramadan.
Sidang tersebut menurut Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin akan dihadiri berbagai unsur terkait. Serta mendengarkan kesaksian petugas yang disebar di 90 titik di seluruh Tanah Air guna melihat hilal.
"Ini untuk kita dengar laporannya apakah sore nanti setelah Magrib, ada yang berhasil melihat hilal atau tidak," kata Lukman di Istana Negara, Jakarta.
Dalam sidang isbat nant hanya akan ada dua kemungkinan. Pertama, kalau sore nanti hilal terlihat maka malam ini sudah masuk bulan Ramadan, dan besok sudah berpuasa.
"Tapi kalau tidak ada satu pun yang berhasil melihat hilal, maka sebagaimana ketentuan hukum agama bulan ini itu digenapkan menjadi 30 hari. Kemudian satu Ramadhan baru akan jatuh pada hari Kamis lusa," jelas Lukman.
Karena itu pihaknya meminta seluruh unat Islam memantau pelaksanaan sidang, terutama konferensi pers yang akan dilakukan setelah sidang berakhir.(fat/jpnn)
Menag Lukman Saifuddin menjelaskan, pada sidang isbat sore nanti hanya ada dua kemungkinan, awal puasa besok atau lusa.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran
- Gerakan 'Ubah Jelantah Jadi Berkah' Dukung Ekoteologi dan Keberlanjutan
- Tanggal Berapa Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025? Simak Penjelasan Kemenag
- UIN Jakarta Masuk QS WUR 2025, Kemenag: Sejalan dengan Internasionalisasi PTKI
- Kemenag Bersama Belasan LAZ Bersinergi Berikan Beasiswa Zakat untuk Pendidikan