Awas!!! Banyak Makanan-Minuman Kedaluwarsa Beredar

jpnn.com - SAMPIT – Masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim) harus esktra waspada jelang perayaan Natal dan tahun baru. Terutama dalam membeli produk makanan dan minuman karena banyak produk kedaluwarsa yang masih dijual.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kotim, langsung melakukan sidak lapangan. Beberapa swalayan, pusat perbelanjaan, dan pasar tradisional di Kota Sampit, didatangi untuk diperiksa produknya, Kamis (10/12).
Ternyata, kecurigaan dan kewaspadaan terbukti, masih ada produk yang berkemasan rusak dan tak mencantumkan tanggal kedaluwarsanya.
"Ada yang sudah mendekati kedaluwarsa, semestinya ini sudah ditarik dan jangan dijual. Selain itu, ada juga kemasan yang rusak, seperti produk kemasan kaleng. Ini bisa berpengaruh terhadap isinya," kata Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Pengawasan Barang Beredar Disperindag Kalteng, Jenta, kepada Radar Sampit (grup JPNN).
Di beberapa swalayan, petugas juga menemukan produk yang tidak mencantumkan tanggal kedaluwarsa sama sekali. Produk itu sebagian besar merupakan produk makanan impor, yang biasa dimasukkan ke dalam kemasan parsel Natal.
Hasil temuan razia dari beberapa swalayan itu diambil sampel dan akan dilaporkan. Selanjutnya, swalayan yang bersangkutan akan ditegur dan diberikan surat peringatan agar tidak menjual produk yang berpotensi merugikan konsumen. Sanksi berat akan diberikan pada perusahaan atau pengusaha yang tetap melanggar.(oes/ign/dkk/jpnn)
SAMPIT – Masyarakat Kotawaringin Timur (Kotim) harus esktra waspada jelang perayaan Natal dan tahun baru. Terutama dalam membeli produk makanan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Direktur PT NWR Sampaikan Duka Mendalam atas Kecelakaan Tragis di Sungai Segati
- Konsumen Bisa Ajukan Gugatan soal BBM Oplosan
- Masyarakat Keberatan Kenaikan 71,3% Tarif PAM Jaya, Francine PSI Surati Gubernur Jakarta
- Dukung Ketahanan Pangan, Polda Riau Panen 156 Ton Jagung
- Ops Keselamatan Lodaya 2025: Angka Kecelakaan Naik 100 Persen
- Penjualan Langsung Sepi, Pedagang Daging Sapi di Pasar KM 5 Palembang Berjualan Online