Awas, Banyak Produk Makanan Tercampur Daging Babi Hutan

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel meminta masyarakat lebih waspada dalam memilih dan membeli makanan. Pasalnya, saat ini masih banyak produk yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan mengandung bahan berbahaya.
Menurut Rachmat, salah satu produk yang harus diwaspadai adalah yang mengandung bahan berbahaya. Bahkan ada produk makanan yang dicampuri daging babi hutan.
"Masih ditemukannya mainan anak yang tidak SNI, makanan yang berformalin dan tercampur babi hutan dan lainnya," ungkap Menteri Perdagangan Rachmat Gobel di Jakarta, Selasa (12/5).
Untuk itu, Rachmat meminta masyarakat sebagai konsumen menerapkan konsep K3L atau kesehatan, keamanan, keselamatan Lingkungan (K3L). Termasuk pula memilih produk-produk dalam negeri yang tersertifikasi.
"Konsumen (harus) cerdas memilih, cintai produksi dalam negeri, jangan bisanya protes saja," pintanya.(chi/jpnn)
JAKARTA - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel meminta masyarakat lebih waspada dalam memilih dan membeli makanan. Pasalnya, saat ini masih banyak produk
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Harga Emas Antam, UBS, Galeri24 di Pegadaian Hari Ini Kamis 3 April, Cek Perbandingannya
- Harga Emas Antam Hari Ini 3 April Naik Lagi, Berikut Daftarnya
- Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Antisipasi Gangguan Saat Libur Lebaran, Bank DKI Buka Sejumlah Kantornya
- 4.627 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu