Awas! Kurang Vitamin D Bisa Berakibat Fatal

Jika terdapat penelitian lebih lanjut, Kaiser mengatakan hal itu bisa berguna sebagai upaya untuk menurunkan risiko demensia. Menurutnya, penelitian layak diselidiki lebih lanjut sehingga dapat mengetahui jenis vitamin D seperti apa yang dapat dikonsumsi kelompok berisiko tinggi.
“Ini adalah studi yang sangat menarik dan menambah area penyelidikan yang sangat penting antara vitamin D dan risiko demensia,” kata Kaiser kepada Healthline.
Demensia merupakan istilah umum untuk berbagai gejala, termasuk kehilangan ingatan dan kesulitan kognisi yang memengaruhi kehidupan sehari-hari.
Alzheimer adalah bentuk paling umum dari demensia. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan terdapat 5,8 juta orang di Amerika Serikat yang hidup dengan penyakit Alzheimer atau demensia terkait. (antara/jpnn)
Para peneliti dari University of South Australia menyatakan kekurangan vitamin D bisa berakibat fatal.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- 5 Khasiat Mengonsumsi Red Wine, Bikin Deretan Penyakit Ini Ogah Mendekat
- Dukung Pencegahan Stunting, Kalbe Farma Salurkan Bantuan Vitamin D ke Lombok Timur
- Atasi Insomnia dengan Rutin Mengonsumsi 3 Vitamin Ini
- Cegah Serangan Alzheimer dengan Mengonsumsi 3 Herbal Ini
- Prodia Fasilitasi Edukasi & Skrining Demensia, Upayakan Peningkatan Kualitas Hidup ODD
- IDI Barito Selatan Ungkap Penyebab Diabetes Tipe 1 & Pengobatannya