Azis: Kehadiran Panglima TNI ke Papua Memberi Arti Mendalam

Menurut Azis, sikap normal yang ditunjukkan TNI harus mengedepankan perdamaian dan pembinaan di wilayah teritorial.
“Menginginkan ruang kondusif dengan mengamankan masyarakat adalah prioritas, itu pula yang kami harapkan,” katanya.
Azis kembali menegaskan bahwa Papua dan Papua Barat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI.
Menurutnya, kedua provinsi di ufuk timur Indonesia itu memiliki beragam potensi, tetapi juga tantangan yang harus dapat dikelola secara baik dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat setempat.
Azis menjelaskan bahwa peran para tokoh agama, adat, dan masyarakat di Papua sangat penting dalam menjaga dan menciptakan suasana damai di tengah situasi yang terjadi dewasa ini.
Menurutnya, peran tokoh pula yang menjadi jembatan antara pemerintah dengan masyarakat.
“Nilai-nilai kearifan lokal warga Papua harus tetap dijaga dan terus dipelihara,” imbuhnya.
Lebih lanjut Azis menambahkan dengan terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 20 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, merupakan bukti keseriusan pemerintah.
Harapan Azis Syamsuddin terkait kunjungan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di tengah situasi yang panas di Papua.
- Papua dan Ujian Prabowo - Gibran
- Prajurit TNI Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Papua
- Laksdya TNI Erwin S Aldedharma Berpeluang Jadi Panglima TNI
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Kejaksaan Sita Rp 1,5 M Duit Panas PON Papua, Nixon Bidik Pejabat Negara
- Membangun Tanah Papua dengan Adat