Aziz Syamsuddin: Kontingen Indonesia Harus Berada di Tempat Terhormat

Dalam acara tersebut hadir juga Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto, Wakil Ketua KOI Muddai Madang, Wakil Ketua Umum PB PABBSI, Djoko Pramono, dan peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 Eko Yuli Irawan.
Menurut Seotjipto, Indonesia membutuhkan 15 persen dari 405 medali emas dari 38 cabang olahraga yang dipertandingkan untuk bisa menaikkan peringkat.
"Dari 405 emas yang diperebutkan dapat 15 persen saja sudah luar biasa. Hasil itu bisa menaikkan peringkat Indonesia," katanya.
Sementara itu, Sekretaris CDM Arsyad Ahmadin memastikan Aziz akan menjalankan komitmen dengan menempatkan atlet, pelatih dan ofisial di posisi terhormat.
Arsyad mengatakan, seluruh anggota kontingen akan menggunakan jas dan dilengkapi peralatan yang berkualitas.
"Dulu di era Wismoyo Arismunandar sebagai Ketua KONI Pusat seluruh atlet dan ofisial yang memperkuat kontingen Indonesia menggunakan jas dengan dilengkapi peralatan yang berkualitas. Makanya, kami ingin mengembalikan citra itu kembali,” ujar Arsyad.
“Pokoknya, para atlet akan dibuat senyaman mungkin sehingga mereka bisa tampil lebih percaya diri dan diharapkan mampu meraih hasil maksimal sesuai harapan," katanya. (jos/jpnn)
Penunjukkan Aziz Syamsuddin sebagai Chief de Mission (CDM) Kontingen SEA Games Indonesia cukup tepat.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Perempat Final Orleans Masters 2025: Peluang Besar Ganda Campuran Unjuk Gigi
- Absen di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025, DMX Punya Peluang Tampil di SEA Games
- Tak Ada Shin Tae Yong, Siapa Pelatih Timnas Indonesia di SEA Games 2025?
- Bertemu Menlu Retno, Bamsoet Dorong Tarung Derajat Jadi Cabor Resmi di SEA Games 2025
- Serahkan Bonus Rp 289 Miliar kepada Atlet SEA Games, Jokowi: Jangan Beli Barang Mewah, Mobil
- Berkat Tangan Dingin Mengurus Berbagai Hal, Erick Thohir Jadi Cawapres Unggulan