AZWI Mengampanyekan Gerakan Tanpa Sampah
Rabu, 02 Maret 2022 – 00:35 WIB

Ilustrasi - Warga berjalan di samping sampah yang menumpuk di Kali Dadap yang dipenuhi sampah di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Foto: ANTARA/Fauzan
"Kami juga menekankan pentingnya tahap-tahap yang perlu dilakukan untuk mengembangkan model pengelolaan sampah terpilah,” ucap Fictor Ferdinand.
Menurut Fictor, YPBB mendata hanya ada 9 persen sampah plastik yang dapat didaur ulang, 12 persen dibakar dan 79 persen berakhir begitu saja di TPA dan lingkungan.
“Selain kemasan sachet tidak bisa didaur ulang secara berkelanjutan dan aman, banyak solusi lain yang bisa dipilih sebagai kemasan produk."
"Konsep guna ulang dan isi ulang saat ini sudah menjadi tren dunia dan sebaiknya bisa dicontoh oleh para produsen,” kata Co-coordinator AZWI Nindhita Proboretno.(gir/jpnn)
AZWI memperingati hari peduli sampah dengan mengampanyekan gerakan tanpa sampah.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
BERITA TERKAIT
- Menteri LH Akan Gugat Produsen Penyumbang Sampah Plastik
- Bank Mandiri Optimalkan Sistem Daur Ulang & Akses Air Bersih
- Rumah Mesin Salurkan Puluhan Pengolah Sampah ke 15 Kota dan Kabupaten Sepanjang 2024
- Chandra Asri Group Perluas Implementasi Ekonomi Sirkular dengan Pengumpulan Jelantah
- Pramono Mengaku Hampir 10 Tahun Usahakan Aturan Tipping Fee Pengelolaan Sampah
- Kementerian LH Terapkan Program Terpadu Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir