Baca Pembelaan, Murdoko Merasa jadi Korban Perkara Pesanan
Senin, 29 Oktober 2012 – 21:44 WIB

Ketua DPRD Jawa Tengah, Murdoko.
Murdoko juga menegaskan bahwa dirinya tak pernah berurusan dengan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah Kendal 2002-2006 Warsa Susilo, yang disebut mengantar uang dari APBD Kendal. Kalaupun ada uang, sebutnya, maka hal itu untuk urusan lain yang tak ada kaitannya dengan uang APBD Kendal.
Baca Juga:
"Berkaitan dengan transferan uang Rp 3 miliar dari Warsa, itu berkaitan dengan urusan tinju. Saya waktu itu sebagai sponsor," ucapnya.
Bahkan Mudroko mengaku telah mengembalikan uang yang diterima dari Hendy meski secara mencicil. "Saya kembalikan ke rumah Hendy Rp 2 miliar. Kemudian 20 Mei 2003 saya sudah kembalikan sisanya Rp 1 miliar. jasi sudah saya serahkan semuanya sebesara Rp 3 miliar," bebrnya.
Karenanya Murdoko meminta majelis untuk membebaskannya dari segala dakwaan. Politisi PDI Perjuangan itu yakin kasus yang menjeratnya hanya titipan dari pihak lain. "Prosesnya terkesan tarik-ulur. Penanganan perkara ini lebih berupa pesanan atau titipan dari pihak lain," tudingnya.
JAKARTA - Ketua DPRD Jawa Tengah yang menjadi terdakwa korupsi APBD Kendal, Murdoko, tetap merasa tidak bersalah. Murdoko justru menuduh Jaksa Penuntut
BERITA TERKAIT
- Pastikan Dana Haji Aman, Kepala BPKH: Kami Utamakan Transparansi dan Prinsip Syariah
- Siswa Sulawesi Tenggara Cerdas-Cerdas, Ini Reaksi Mendikdasmen
- GP Ansor Gaungkan Patriot Ketahanan Pangan Menjelang Puncak Harlah Ke-91
- Koalisi Masyarakat Sipil Mengecam Intervensi Anggota TNI di Kampus UI dan UIN Semarang
- Berdoa di PIK, Biksu Thudong Tebar Pesan Damai
- Pemerintah Fokus Tuntaskan Pengangkatan PPPK Tahap 1, Honorer R2/R3 Keburu Pensiun