Bachtiar Chamsyah Mengaku Berwajah Cerah
Merasa Tak Bersalah, Mulai Seret Politisi Demokrat
Rabu, 06 Oktober 2010 – 23:32 WIB
Bagaimana dengan dugaan bahwa sapi yang diserahkan ke Depsos ternyata sapi lokal, sementara sesuai kontrak seharusnya sapi impor dari Australia" Bachtiar mengatakan, baginya persoalannya bukan sapi impor atau lokal. "Yang penting bagi menteri (adalah) sapi Australia dan beratnya. Masa" menteri ditanya lokal atau tidak. Itu urusan teknis," ucapnya.
Lebih lanjut Bachtiar mengatakan, urusan teknis pengadaan sapi impor ditangani Direktorat Jendral (Ditjen) Jaminan Bantuan Sosial Depsos. Lantas siapa pejabat yang dimaksud Bahctiar itu" "Ah kalian tahu lah. Yah itu tentu Dirjen saya, namanya Pak Amrun (Amrun Daulay). Direktur saya namanya Mulyono (Direktur Fakir Miskin Depsos)," sebutnya.
Ditegaskannya lagi bahwa sebagai menteri, Bachtiar hanya membuat kebijakan dan tidak mau tahu soal teknis. "Kalau semua urusan teknis (ke menteri), ngapain ada pejabat eselon satu?" ucapnya.
Apakah dengan demikian Amrun Daulay seharusnya juga bertanggung jawab" Bachtiar tidak memberi jawaban tegas. Ia justru berkilah bahwa dirinya sama sekali tidak bersalah karena hanya membuat kebijakan. "Lihat saja wajah saya, makin cerah. Kalau tak bersalah, tak makan uang. Kalau kebijakan salah, itulah risiko menteri," ulasnya.
JAKARTA - Mantan Menteri Sosial (Mensos) Bachtiar Chamsyah mulai buka-bukaan soal kasus korupsi di Departemen Sosial yang kini disidik Komisi Pemberantasan
BERITA TERKAIT
- Prarekonstruksi Polisi Tembak Siswa SMKN 4 Semarang, Ada 3 Lokasi
- Tok, Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Tom Lembong
- Jaksa Dianggap Mengambil Alih Kewenangan Penyidikan di Kasus Korupsi Timah
- Kapolrestabes Semarang Disorot soal Siswa SMKN 4 Semarang Tewas Diduga Ditembak Polisi
- Kementerian ATR: Diperlukan Upaya Strategis dalam Pengelolaan Tanah dan Ruang
- Akun Fufufafa Disebut Identik dengan Gibran, Unggahannya Mengarah ke Gangguan Jiwa