Bagaimana Peran Jokdri dalam Kasus Pengaturan Skor?
Barang bukti yang dihilangkan Jokdri tidak hanya dokumen keuangan. Melainkan ada dokumen lain yang sifatnya begitu penting. ”Lainnya ada, penting itu untuk kasus,” terang mantan Kapolrestabes Bandung tersebut.
Dia menjelaskan, kasus pengaturan skor ini tidak hanya selesai di jalur hukum. Satgas Antimafia Bola memiliki rencana untuk membuat rekomendasi kepada PSSI berdasarkan penanganan kasus selama ini. ”Dari berbagai kasus dijadikan rekomendasi,” ujarnya.
BACA JUGA: Ratna Sarumpaet Keluhkan Ventilasi Rutan, Polisi: Jangan Samakan Dengan Rumah
Rekomendasi itu diharapkan menjadi salah satu pertimbangan dalam perbaikan sistem di PSSI. Sehingga, tidak lagi terjadi pengaturan skor yang merugikan banyak pihak. ”Sudah jelas ini,” paparnya.
Hendro mengatakan, untuk berkas perkara lain, saat ini penyidik sedang menuntaskan perbaikannya. Dalam waktu dekat diharapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) bisa menyatakan berkas P21 atau lengkap. ”Hingga masa penuntutan bisa dimulai,” ujarnya. (idr)
Satgas Antimafia Bola secara resmi menahan Plt Ketua PSSI Joko Driyono alias Jokdri dalam kasus perusakan barang bukti yang terkait pengaturan skor.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Jangan Coba Main Sabun di Liga 2, Erick Thohir Siap Ambil Tindakan Tegas
- Erick Thohir: Tak Ada Toleransi Bagi Pelaku Match Fixing
- Tiga Tersangka Mafia Bola Match Fixing Ditahan
- Kasus Match Fixing Terbongkar: PSS Sleman Terancam Degradasi, Persikabo 1973 Pengurangan Poin
- Sejak 2008 Aktor Intelektual Kasus Pengaturan Skor Ini Tidak Pernah Tersentuh Hukum
- Gugatan Perbasi Ditolak, Louvre Surabaya Apresiasi PN Jakarta Pusat