Bagansiapiapi Saja tak Tahu, Jangan Bicara Adat Batak
Sabtu, 19 Januari 2013 – 07:11 WIB
Umar menilai, pernyataan Effendi itu justru melecehkan para tokoh adat Batak. Pasalnya, kata doktor Ilmu Politik lulusan Universitas Indonesia (UI) itu, pemberian ulos ke Dahlan itu sudah melalui persetujuan para raja-raja adat dan tokoh-tokoh adat. Terlebih lagi, acara di Bandara Silangit itu juga dihadiri Letjen TNI (Purn) Dr TB Silalahi SH.
"Nah, Pak TB Silalahi itu termasuk salah satu tokoh yang paling tahu adat Batak. Effendi tahu apa soal adat Batak?" cetus Umar.
Umar menjelaskan, pemberian ulos kepada tokoh non Batak, harus dimaknai sebagai penghargaan kepada orang non Batak yang menghargai tanah dan adat Batak. Apalagi, Dahlan datang sebagai tamu yang ingin mengembangkan Bandara Silangit yang manfaatnya nanti akan dirasakan masyarakat sekitar.
Pemberian ulos itu, kata dia, juga sebagai simbol bahwa orang Batak menerima suku mana pun, terbuka, demokratis, dan tak sektarian. "Sebagai orang Batak saya tak keberatan Pak Dahlan diulosi karena saya yakin para raja adat sudah membuat pertimbangan matang. Kalau Effendi mengecam, justru dia yang melecehkan tokoh adat," imbuh Umar.
MEDAN-Effendi Simbolon terus menuai cemoohan. Tidak hanya cemoohan, dia pun ditertawakan karena mengkritik sejumlah tokoh Batak yang memberikan ulos
BERITA TERKAIT
- Pilgub NTB: Pasangan Ini Mengeklaim Menang, Lihat Datanya
- 4 Penyebab Kekuasaan PKS Berakhir di Kota Depok
- Perempuan Bangsa Siap Go Public, Bukan Untuk NU Saja
- Paslon Muda Fenomenal di Cilegon, Robinsar-Fajar Kalahkan Petahana dan Ketua DPRD
- Pilkada Muba 2024, Toha-Rohman Unggul
- Maximus dan Peggi Klaim Kemenangan di Mimika