Bahas Dua Opsi Kenaikan TDL
Selasa, 01 Juni 2010 – 06:00 WIB
JAKARTA - Pemerintah terus membahas rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang akan dilaksanakan pada 1 Juli nanti. Saat ini pemerintah sedang kebingungan untuk menentukan apakah TDL rumah tangga kecil berdaya 450-900 volt ampere (VA) juga harus dinaikkan. Namun dia menegaskan, apapun opsi yang diputuskan dan diajukan oleh pemerintah, semuanya tetap harus dengan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Meski begitu, dia mengisyartakan bahwa opsi-opsi tersebut belum final masih perlu pembahasan. "Semuanya bisa berubah bergantung dinamika pembahasan antara pemerintah dengan DPR," kata dia.
"Untuk TDL (pembahasannya) sekarang sudah mengerucut tinggal dua opsi," ujar Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), J. Purwono di Kantor Kementerian ESDM kemarin. Dua opsi itu antara lain TDL untuk pelanggan 450-900 VA ikut dinaikkan dengan besaran di bawah 10 persen atau opsi kedua tidak dinaikkan.
Baca Juga:
Purwono menjelaskan, jika TDL untuk pelanggan di golongan 450-900 VA tersebut tidak etrmasuk yang dinaikkan maka akan ada konsekunsi ke pelanggan industri. Perhitungan ESDM, TDL untuk pelanggan industri harus naik antara 10-12 persen. "Industri bisa naik, tapi kecil sekitar 10-12 persen. Itu adalah kompensasi dari tidak dinaikannya TDL pelanggan 450-900 VA," ungkapnya.
Baca Juga:
JAKARTA - Pemerintah terus membahas rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang akan dilaksanakan pada 1 Juli nanti. Saat ini pemerintah sedang
BERITA TERKAIT
- Peringati Hari Gizi, TBIG Gelar Edukasi Kesehatan dan Bagikan Makanan di 25 Lokasi
- Mendes Yandri Ajak Ahmad Luthfi Manfaatkan BUMDes untuk Pangkas Kemiskinan di Jateng
- Tiga Tahun, THR TPG Guru Agama Belum Juga Cair, Aneh
- Soal Evaluasi Menteri Bahlil Seusai Heboh Elpiji 3 Kilogram, Legislator NasDem: Itu Hak Presiden
- Soroti Maraknya Penambangan Emas Ilegal di Kalbar, Komisi XII: Pelaku Diduga 'Dilindungi' Oknum Aparat
- Bahlil yang Buang Badan soal LPG 3 Kg Dinilai Menunjukkan Pemberontakan ke Prabowo