Bahaya Kalau Pilkada Membawa Isu SARA

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengatakan jangan pernah membawa isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada).
Dia menuturkan, pilkada merupakan agenda rutin di dalam demokrasi sehingga jangan menghalalkan segala cara.
"Berbahaya sekali kalau pilkada bawa SARA," kata Zulkifli di gedung parlemen, Jakarta, Rabu (19/12).
Menurut Zulkifli, kalau pilkada menghalalkan segala cara apalagi membawa isu SARA, maka bangsa ini bisa terpecah belah.
Ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menuturkan pilkada merupakan ajang adu konsep dan gagasan antaranak negeri, bukan dengan orang lain.
"Karena itu sekali lagi ini bukan lawan Belanda, tapi sesama. Karena itu, ayo adu konsep, adu gagasan," paparnya. (boy/jpnn)
Menurut Zulkifli Hasan, kalau Pilkada menghalalkan segala cara apalagi membawa isu SARA, maka bangsa ini bisa terpecah belah.
Redaktur & Reporter : Boy
- Panitia Adhoc MPR dan Aspirasi Suara Masyarakat
- Waka MPR: Presiden Prabowo Sudah Pertimbangkan Secara Baik & Terukur untuk IKN
- MPR Targetkan Pembahasan Substansi dan Bentuk Hukum PPHN Tuntas Pada Agustus 2025
- Ketua KWI dan Ketua PGI Hadiri Perayaan Natal Bersama di Lingkungan Parlemen RI
- Said PDIP: Ibu Megawati Memang Tulus Bilang Terima Kasih kepada Prabowo, MPR, dan Rakyat
- Hadiri KNPI Fair 2024, MPR Dukung Penuh Kegiatan Positif untuk Pemuda