Bajak Laut Merompak Nelayan Pulau Karimata, Pakai Senjata Api, Gunakan Kapal 4 Silinder

jpnn.com, KAYONG UTARA - Aksi bajak laut bersenjata api telah meresahkan nelayan di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Bajak laut itu diduga telah beraksi melakukan perompakan sejak Bulan Ramadan lalu.
Keberadaan mereka telah mengganggu aktivitas dan keselamatan nelayan selama melaut.
Petugas di Kantor Camat Kepulauan Karimata Yerry Syulasman mengatakan pembajak itu merampas barang-barang nelayan seperti solar, beras, ikan hasil tangkapan, dengan total kerugian kurang lebih Rp 16 juta.
"Kami sudah melaporkan hal tersebut ke bupati dan aparat hukum di Polres Kayong Utara," kata Yerry Syulasman saat dihubungi, di Sukadana, Minggu (6/6).
Menurutnya, para bajak laut itu mengintai dan menjarah nelayan saat menangkap ikan di Kepulauan Karimata.
Dia menegaskan bajak laut tersebut dalam melakukan aksi juga menggunakan senjata api.
Menurutnya, aksi bajak laut itu telah terjadi sejak Ramadan lalu.
Aksi bajak laut di perairan Pulau Karimata, Kayong Utara, Kalbar, telah membuat resah para nelayan yang melaut di sana. Para perompak itu menggunakan senjata api dan kapal bermesin empat silinder saat beraksi. Nelayan menjadi takut untuk melaut.
- Polisi Periksa Oknum TNI terkait Penjualan Senpi kepada KKB
- Maling Motor Bersenjata Api Nyaris Mati di Tangan Warga
- Senator Lalita Buka Puasa Bersama Masyarakat Nelayan, Tekankan Toleransi
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi, BMKG Imbau Nelayan di DIY Tunda Melaut
- Kasus Senjata Api untuk KKB: 7 Tersangka Ditangkap di Jatim, Yogyakarta, Papua Barat
- 3 Warga Bojonegoro Produksi Senjata Api untuk KKB