Balita di Tangerang Jadi Korban KDRT, Terduga Pelakunya Ayah Tiri

jpnn.com, KABUPATEN TANGERANG - Polisi dari Polresta Tangerang sedang menyelidiki kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap seorang balita laki-laki berusia 4 tahun.
Adapun KDRT diduga dilakukan ayah tiri balita tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazaruddin Yusuf mengatakan saat ini pihaknya sudah menerima laporan terkait dugaan kekerasan terhadap balita berinisial A (4).
Kekerasan itu diduga terjadi di kawasan Cisoka, Kabupaten Tangerang pada Sabtu, 10 Februari 2024.
"Untuk laporan diterima oleh piket reskrim tanggal (Minggu) 25 Februari, Dini hari," ucapnya.
Arief menyebut, tim penyidik unit PPA Satreskrim Polresta Tangerang masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti agar segera menangkap pelaku.
“Upaya pihak satreskrim mengumpulkan bukti cukup, dan ungkap pelaku,” ucapnya.
Informasi yang himpun ANTARA, kasus kekerasan terhadap balita itu terjadi saat korban dititip asuh oleh ibu kandung kepada suami sekaligus ayah tiri korban.
Balita usia 4 tahun di Tangerang menjadi korban KDRT. Terduga pelaku ternyata ayah tiri korban. Begini keterangan ibu korban.
- PIK2 dan Disnaker Tangerang Buka Pelatihan Kerja Gratis
- Kasus KDRT Viral di Bandung Naik ke Penyidikan
- Menjelang Lebaran, Wali Kota Sachrudin Larang ASN Tangerang Terima Gratifikasi
- Dugaan KDRT Wanita di Bandung, Polisi Ungkap Fakta Ini
- Yeremias Bisai Jadi Tersangka KDRT, Ini Cerita Istrinya
- Tragis! Pria di Tangerang Dimutilasi Sepupu, Potongan Tubuh Disimpan Dalam Lemari Es