Balita Terseret Arus di Surabaya Belum Ditemukan

jpnn.com, SURABAYA - Hingga hari ketiga pencarian, balita MR yang terseret arus di wilayah Babatan Surabaya, Jawa Timur, belum ditemukan.
Ayah asuh MR, Sibi Hariyanto berharap operasi pencarian hari ini yang dilakukan oleh tim SAR gabungan membuahkan hasil.
"Menurut saya seharusnya ada perkembangan agar supaya anak saya cepat ditemukan dan mereka semalam saat ngobrol sama saya akan diupayakan," kata Sibi saat ditemui di lokasi pencarian di Jembatan Kali Makmur kawasan Perumahan Royal Residen Surabaya, Kamis.
Dia mengatakan semua keluarga, baik orang tua kandungnya yang berada di Malaysia sudah pasrah dan percaya kepada tim SAR gabungan untuk bisa menemukan anaknya.
"Saya, keluarga besar maupun orang tua kandungnya sudah pasrah, entah dalam keadaan hidup ataupun sudah meninggal, semoga masih hidup, kami percaya sama tim SAR," katanya.
Hingga saat ini, lanjutnya, orang tua MR masih terus menghubungi melalui sambungan telepon untuk menanyakan hasil perkembangan pencarian.
Orang tua kandung MR tidak bisa kembali ke Indonesia karena masih ada kontrak kerja yang harus diselesaikan.
Oleh karena itu, pihak keluarga berharap besar balita tersebut segera ditemukan. Jika ditemukan dalam keadaan meninggal maka akan segera dikebumikan di kampung aslinya di Pasuruan.
Hingga hari ketiga pencarian, balita MR yang terseret arus di wilayah Babatan Surabaya, Jawa Timur, belum ditemukan.
- Ada Seleksi PPPK 2024, Bukan Berarti Jumlah Guru Bertambah
- JCI East Java Dorong Pengusaha Muda Aktif Mengembangkan Diri
- Cegah Kasus Kesehatan Mental Lewat Platform Heroremaja Besutan Yayasan Plato
- Tingkatkan Edukasi Kesuburan, Komunitas Menuju Dua Garis Gelar Fertility Bootcamp
- Zarof Ricar, Ibu Tiri, Uang Pergaulan, dan Eks Ketua PN Surabaya
- Pemkot Surabaya Efesiensi Anggaran ATK dan Tiadakan Kunker ke Luar Negeri