Balon Ketum PSSI Tolak Stop APBD untuk Klub
Kamis, 14 April 2011 – 17:26 WIB

Foto: Dok JPNN
Agar ada kesamaan dalam prosentase penggunaan dana APBD, Adhan mengatakan, pemerintah perlu mengatur regulasinya. Kira-kira berapa angka idealnya. Karena di lapangan, masing-masing pemda punya patokannya sendiri.
"Contohnya Gorontalo sekitar Rp 4 milar, sementara di daerah lain sampai puluhan miliar. Bila ada regulasi, kepala daerah akan tahu berapa alokasinya sehingga ketika diperiksa BPK tidak akan dipertanyakan lagi," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, niat Mendagri Gamawan Fauzi untuk menyetop pasokan dana APBD ke klub-klub sepakbola mulai 2012, sudah bulat. Dalam Pedoman Penyusunan APBD 2012 yang saat ini tengah disiapkan kemendagri, larangan penggunaan APBD untuk klub sepakbola itu akan dituangkan.
Hanya saja, dalam aturan itu nantinya tidak spesifik menyebut klub sepakbola. "Pokoknya, untuk semua cabang olah raga yang profesional, tidak boleh ada dana dari APBD," cetus Gamawan Fauzi kepada wartawan di ruang Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenek, Jumat (8/4).
JAKARTA--Salah satu bakal calon Ketua Umum PSSI Adhan Dambea mengungkapkan, perlu ada regulasi untuk standar gaji pemain. Pasalnya, selama ini tidak
BERITA TERKAIT
- Bojan Hodak Ungkap 2 Tantangan Persib saat Bertamu ke Markas Persebaya
- Electric PLN Jadi Kandidat Kuat Juara Proliga 2025 setelah Mendatangkan Kelsey Robinson-Cook
- Pordasi Gelar Seleksi Atlet Panahan Berkuda di Bali untuk Kejuraan Dunia
- Distribusi Gelar Liga 2 2024/2025, Rafinha Pemain Terbaik, Ramai Top Skor
- Satria Muda Masih Belum Punya Rencana Ganti Wendell Lewis dengan Samuel Deguera
- Gol Roken 'Roket' Tampubolon Bawa PSIM Unggul 2-1 atas Bhayangkara FC