Bamsoet Bacakan Dua Bait Pantun Jelang Buka Sidang DPR

jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan dua bait pantun sebelum berpidato dan membuka secara resmi Sidang Paripurna DPR yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8).
“Sebelum membuka sidang, izinkan saya menyampaikan dua bait pantun,” kata Bambang.
Legislator yang karib disapa Bamsoet itu lantas membacakan satu per satu pantunnya tersebut.
“Segi empat belah ketupat, ketupat dibuat bila lebaran dekat. Para pemimpin jangan saling sindir dan silang pendapat, agar negeri tetap sehat dan kuat,” kata Bamsoet.
Pantun itu mendapat apresiasi dari seluruh yang hadir di ruang persidangan tersebut.
Bamsoet pun melanjutkan pantun keduanya. “Bunga Seroja dari Kalimantan, dibawa orang ke Sulawesi. Walau orang ramai berdebat amendemen, Pancasila dan NKRI tetap harga mati,” ucapnya.
Berdasar laporan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR, rapat paripurna itu dihadiri 532 anggota dari seluruh unsur fraksi yang ada di parlemen.
Bamsoet menyebut agenda ada dua, yakni pidato ketua DPR pembukaan masa sidang pertama tahun sidang 2019-2020, dan pidato presiden sebagai pengantar RUU APBN 2020 disertai nota keuangan dan dokumen pendukung.
Ketua DPR Bambang Soesatyo menyampaikan dua bait pantun sebelum berpidato dan membuka secara resmi Sidang Paripurna DPR yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8).
- Nakhodai IKA PMII, Fathan Subchi Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Bertemu Wagub Erwan Setiawan, Bamsoet Dukung Pemekaran Daerah di Jawa Barat
- Kedepan, Instruksi Megawati Bisa Diarahkan ke Kader PDIP di Legislatif
- Kebijakan DHE SDA: Fondasi Kukuh Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
- Mantan Wakapolri Syafruddin Meninggal Dunia, Bamsoet: Kami Kehilangan Sosok Rendah Hati
- Komisi III Bentuk Panja Pengawasan Impor, Legislator Golkar Singgung Modus Penyimpangan