Bamsoet Dukung Gelaran 'Pecah Seribu VW' yang Bakal Libatkan Komunitas dari Berbagai Negara

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menyampaikan Komunitas VW bersama MPR berencana menyelenggarakan 'Pecah Seribu VW: Indonesia Bersatu. Mobil Rakyat di Rumah Rakyat'.
Event ini akan digelar akhir tahun 2024 mendatang, setelah acara serupa sukses digelar pada November 2023 lalu.
Bamsoet yang sekarang juga menjabat sebagai Ketua MPR RI itu menyampaikan event tersebut tidak hanya melibatkan komunitas VW dari berbagai daerah di Indonesia, melainkan juga melibatkan dari berbagai negara dunia.
"Termasuk melibatkan liputan dari berbagai media internasional sehingga sekaligus bisa mempromosikan sektor pariwisata Indonesia," kata Bamsoet dalam Gathering and Road Safety Rakernas Volkswagen Indonesia Association (VIA) 2024, Minggu (25/2).
Selain untuk memecahkan Rekor MURI, kata Bamsoet, event Pecah Seribu VW nantinya juga untuk memperoleh big data mengenai berapa banyak VW dan jenis variannya yang ada di Indonesia.
Bamsoet juga mengungkapkan keberadaan VW di Indonesia memiliki sejarah panjang.
Dari berbagai literatur mencatat, VW mulai masuk ke pasar otomotif Indonesia sekitar 1952, di bawah naungan PT Piola sebagai agen tunggal dan importir VW yang eksis hingga 1971.
Sekitar 1974, Indonesia sudah mampu memproduksi VW pertama yang diberi nama VW MITRA, berbasis T2 dengan mesin 1.600 CC.
Event 'Pecah Seribu VW: Indonesia Bersatu. Mobil Rakyat di Rumah Rakyat' akan digelar akhir tahun mendatang setelah acara serupa sukses digelar November 2023
- Soroti Menurunnya Jumlah Pendaftar ke Perguruan Tinggi, Begini Kata Wakil Ketua MPR
- Waka MPR dan Dirut BEI Bahas Penguatan Regulasi Perdagangan Karbon di Indonesia
- Waka MPR Ibas Komitmen Kawal Program Cek Kesehatan Gratis Merata di Seluruh Indonesia
- Terima Kunjungan 2 Pimpinan Perusahaan Migas Kelas Dunia, Eddy Soeparno Bilang Begini
- Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Dorong Revisi Undang-Undang Pengelolaan Sampah
- Wakil Ketua MPR Minta Penerapan Wajib Belajar 13 Tahun Dipersiapkan dengan Baik