Bamsoet Dukung Panglima TNI Tingkatkan Status Siaga Tempur di Papua

jpnn.com - JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono meningkatkan status operasi militer dari pendekatan halus menjadi siaga tempur di beberapa daerah di Papua.
Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet pun memberikan dukungan terhadap Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meningkatkan status operasi militer tersebut.
Dia bahkan meminta Panglima dan seluruh jajaran TNI bersikap tegas dan tidak ragu-ragu mengambil tindakan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata.
Sebab, KKB telah melakukan berbagai tindakan anarki yang mengancam dan mengakibatkan korban jiwa di kalangan masyarakat dan aparat yang bertugas di Papua.
Bambang mengatakan itu menyusul terjadinya serangan dari KKB di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (15/4).
Serangan terjadi ketika pasukan TNI menyisir daerah tersebut untuk mencari Pilot Susi Air Phillip Merthens yang disandera KKB sejak Februari 2023.
Diketahui, insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit TNI atas nama Pratu Miftahul Arifin gugur.
Selain itu, tiga prajurit terkena luka tembak dan satu prajurit luka akibat terjatuh.
Atas dasar itu, Bambang mendorong pemerintah serta TNI dan Polri untuk memastikan keamanan dan keselamatan para prajurit yang bertugas dalam operasi pencarian pilot Susi Air tersebut.
Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet pun memberikan dukungan terhadap Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.
- Mantan Wakapolri Syafruddin Meninggal Dunia, Bamsoet: Kami Kehilangan Sosok Rendah Hati
- Kapolda Papua Ungkap Kronologi Penangkapan Pimpinan KKB Yalimo Aske Mabel
- Eks Polisi yang Jadi Panglima KKB Diterbangkan ke Jayapura
- Panglima TNI Bangga Sambut Prajuritnya Seusai Bertugas Dalam Misi PBB di Lebanon
- Eks Polisi yang Jadi Panglima KKB, Aske Mabel Ditangkap, Lihat!
- Bamsoet Sebut ETF Kripto Bisa jadikan Indonesia Negara Unggulan di Investasi Digital