Bamsoet Lebih Memikat ketimbang Aziz untuk Posisi Ketua DPR

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang memprediksi pengisian posisi ketua DPR pengganti Setya Novanto akan menjadi persaingan sengit antara dua legislator Golkar di DPR RI Bambang Soesatyo dan Aziz Syamsuddin. Sebab, baik Bambang ataupun Aziz harus bisa mengantongi tiket dari Golkar untuk menjadi pengganti Novanto di pucuk pimpinan DPR.
“Kalau untuk ketua DPR itu kan sekarang ini tinggal Aziz sama Bambang Soesatyo. Tinggal siapa yang bisa meyakinkan internal Golkar,” ujar Salang, Sabtu (16/12).
Koordinator Formappi itu menambahkan, hal yang juga perlu diperhatikan Golkar dalam mencari pengganti Novanto di posisi ketua DPR adalah dukungan dari fraksi lain. Sebab, hal itu juga menjadi kunci penting bagi keberhasilan kader Golkar yang duduk di posisi ketua DPR.
Namun, dalam analisis Salang, posisi Bamsoet -panggilan akrab Bambang- memang lebih diuntungkan. Sebab, fraksi-fraksi di DPR terkesan lebih memilih Bamsoet ketimbang Aziz untuk menjadi pengganti Novanto.
“Kalau saya lihat di antara dua ini, Bamsoet lebih maju satu langkah daripada Aziz,” ulas Salang.
Analisis Salang itu juga didasarkan pada manuver Bamsoet yang getol menjalin komunikasi dengan pihak di luar Golkar. Misalnya, Bamsoet sudah bertemu Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Meski Bamsoet menemui Jokowi dan Megawati dengan alasan untuk urusan apel akbar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI), namun Salang melihatnya sebagai upaya untuk menghimpun dukungan. “Itu juga bagian dari upaya-upaya untuk memperkenalkan diri dan mungkin juga doa restu,” sambung Salang.
Menurutnya, politik di Indonesia memang selalu menarik karena tak melulu pada persoalan formal semata. “Justru pendekatan-pendekatan informal itulah yang memiliki daya tarik,” pungkasnya.(ara/jpnn)
Pengamat politik dari Formappi Sebastian Salang memprediksi pengisian posisi ketua DPR pengganti Setya Novanto akan menjadi persaingan antara Bamsoet dan Aziz,
Redaktur & Reporter : Antoni
- Golkar Dorong Pemuda Jadi Duta Diplomasi Politik di ASEAN
- Golkar Perintahkan Seluruh Kader yang Terpilih Jadi Kepala Daerah Wajib Ikut Retret
- Mantan Wakapolri Syafruddin Meninggal Dunia, Bamsoet: Kami Kehilangan Sosok Rendah Hati
- Komisi III Bentuk Panja Pengawasan Impor, Legislator Golkar Singgung Modus Penyimpangan
- Golkar Hormati Hak Prerogatif Prabowo dalam Reshuffle Kabinet
- Soal Demonstrasi Indonesia Gelap, Elite Golkar: Bagus, Membuat Peringatan Waspada