Bamsoet Pastikan Pansus Tidak Rekomendasi Revisi UU KPK

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo memastikan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan merekomendasikan Revisi Undang-Undang (RUU) KPK.
Pria yang karib disapa Bamsoet itu pun membantah anggapan pansus akan mengeluarkan rekomendasi lunak dan keras.
"Tidak ada. Itu mengarang. Rekomendasi cuma satu. Tidak ada yang mengarah pada revisi UU," kata Bamsoet di gedung DPR, Jakarta, Selasa (30/1).
Menurut Bamsoet, aspirasi yang diserapnya dari seluruh fraksi tidak ada yang melemahkan KPK.
"Tetap ingin menjaga KPK baik seperti sekarang. Namun, memang ada perlu beberapa perbaikan-perbaikan temuan pansus," kata Bamsoet.
Bamsoet menjelaskan, saat ini tinggal penyusunan redaksional rekomendasi.
Pimpinan akan bertemu dengan pansus untuk membicarakan lebih detail soal rekomendasi tersebut, Rabu (31/1).
Setelah itu, draf rekomendasi akan disampaikan kepada seluruh fraksi, termasuk yang tidak bergabung dalam pansus.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo memastikan Pansus Hak Angket KPK tidak akan merekomendasikan Revisi Undang-Undang (RUU) KPK.
- Semangat Memperkuat Kembali Kinerja Perekonomian Nasional
- Merawat Asa Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Walau Dirusak Perilaku Koruptif
- DRX Token Diluncurkan, Bamsoet Sebut Potensi Jadi Aset Kripto Terkemuka di Indonesia
- Film Pinjam 100 Segera Tayang di Bioskop, Bamsoet Ungkap Pesan Penting Sang Produser
- Bamsoet Kembali Dorong Berantas Mafia Tanah, Sebut 2 Hal Ini Jadi Kunci Utama
- Ungkap Keprihatinan, Bamsoet: Indonesia Butuh Strategi Baru untuk Berantas Korupsi