Band Darwin Ini Sambut Tahun Baru dengan Adakan Pesta Tanpa Busana

"Anda tak hanya ingin pergi ke pesta dan telanjang begitu saja. Itu tak akan berhasil. Jadi kami harus membawa mereka ke sebuah suasana," cerita Will.
Beberapa minggu sebelum pesta, para peserta dikirimi "paket survival" yang dipenuhi item dari koran lokal hingga busana serta petunjuk tentang cara memakai "kacamata anti-kecemasan".
Rumah Will juga dihiasi dengan dekorasi dari sebuah perusahaan teater lokal, dengan pintu masuk berupa gerbang istana dan "terowongan waktu" yang dibuat untuk sesi telanjang dalam pesta, yang dimulai pada pukul 10 malam.
"Di dalamnya ada panggung, kolam renang, dan lubang minyak dalam tanah yang diisi dengan minyak zaitun," kenang Will.
Gugup saat pelaksanaan
Setelah peserta pesta tiba dengan berbagai macam atribut, mereka berkumpul di luar terowongan sementara band NEO menyiapkan panggung mereka.
"Kami sangat, sangat gugup saat mau tampil. Hal terbesar yang kami khawatirkan adalah telanjang di atas panggung dan tak ada orang lain yang telanjang," aku Tim.
Jadi setelah para peserta masuk ke dalam ruangan pesta dengan gugup, band itu membuka penampilan dengan bermain drama yang menampilkan seorang kaisar tanpa busana.
Dua jam sebelum pergantian tahun pada 1999, sekitar 200 orang memakai celemek kertas dan memasuki ruang pesta di sebuah halaman belakang yang berhiaskan
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana