Bandingkan RI dengan Uni Soviet, Fadli Zon Disentil PSI

jpnn.com, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terus memberi counter terhadap upaya Partai Gerindra membangun opini bahwa Indonesia berpotensi bubar. Terbaru, Ketua DPP PSI Tsamara Amany menyentil Wakil Ketua DPP Gerindra Fadli Zon yang membandingkan Indonesia dengan Uni Soviet yang bubar lebih dari dua dekade lalu.
Tsamara tidak bisa menerima pernyataan Fadli, karena kondisi Indonesia saat ini tidak layak dibandingkan dengan Soviet menjelang bubar.
Merujuk hasil lembaga riset internasional McKinsey Global Institute, Tsamara menyebut Indonesia akan mejadi negara dengan kekuatan terbesar ke-7 di dunia pada 2030.
Riset itu juga memperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia paling stabil di dunia.
"Dunia optimistis melihat Indonesia ke depan, ayo bergerak wujudkan itu," cuit Tsamara lewat akun Twitter @TsamaraDKI, Minggu (25/3).
Tsamara menyayangkan masih ada politikus Indonesia yang justru pesimistis dan menyamakannya dengan Uni Soviet. "Tapi kok Pak Fadli (Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon) justru menyamakan Indonesia dengan Uni Soviet," ujarnya.
Menurut McKinsey, 2030 Indonesia akan jadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-7 di dunia. Dunia optimis melihat Indonesia ke depan. Ayo kita bergerak wujudkan itu!
Tapi kok Pak Fadli justru menyamakan Indonesia dg Uni Soviet? ???? https://t.co/jml2O1hqy0 — Tsamara Amany Alatas (@TsamaraDKI) March 25, 2018
Ketua DPP PSI Tsamara Amany sentil Wakil Fadli Zon yang membandingkan Indonesia dengan Uni Soviet yang bubar lebih dari dua dekade lalu.
- Jadi Ketua Dewan Pembina PARFI '56, Fadli Zon Sampaikan Komitmen untuk Industri Film
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Menakar Potensi Kolaborasi Politik Jokowi dan PSI Menuju 2029
- Mudik Gratis, PSI Berangkatkan Ratusan Pemudik Naik Bus dan Kereta