Bang Azis Dukung Pernyataan Jokowi Terkait Kawal Ketat Penyaluran Bansos

Khusus Januari 2021, bantuan lewat Kartu Sembako ditujukan kepada 18,8 juta keluarga dengan total anggaran Rp 3,76 triliun.
Bantuan Program Keluarga Harapan diberikan kepada 10 juta keluarga dengan total nilai Rp 7,7 triliun.
Sementara bantuan sosial tunai Rp 3 triliun disalurkan kepada 10 juta keluarga.
Sebelumnya, Presiden Jokowi secara resmi meluncurkan tiga bantuan tunai dalam rangka penanganan dampak pandemi Covid-19 pada awal 2021 ini.
Bantuan tunai yang dilanjutkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Menurut Presiden Jokowi, pemerintah melanjutkan program bantuan tunai untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19, dan mendorong pergerakan perekonomian. Pemerintah telah mengalokasikan Rp 110 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.
Presiden Jokowi menyatakan, penyaluran bantuan tunai berjalan terhitung hari ini, untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 34 provinsi, dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Pulau Rote.
Mantan gubernur DKI Jakarta itu menekankan bantuan tunai digunakan untuk belanja kebutuhan yang memang mendesak sebagai dampak pandemi corona.
Azis mendukung Jokowi yang melakukan pengawasan ketat terhadap penyaluran bansos corona. Jangan ada pemotongan bansos.
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Tebar Bansos, Aguan & Buddha Tzu Chi Perbaiki Ratusan Hunian Tak Layak di Jakarta
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta
- Genjot Upaya Kikis Kemiskinan di Jateng, Gubernur Luthfi Gelontorkan Bansos
- Luhut Blak-blakan soal Bansos Rp 500 Triliun yang Selama Ini Tak Tepat Sasaran