Bang Emrus Mengulas Perdebatan Adian Napitupulu vs Arya Sinulingga

Padahal, lanjut Emrus bila dicari di Google, bukankah ada rekrutmen komisaris dan direksi dilakukan secara terbuka?
Karena itu, dia menilai argumentasi Arya belum kuat dan tampaknya cenderung membela diri tetapi kurang tepat.
Sebab, jika Menteri BUMN memiliki good leadership dan kredibilitas kukuh, pasti lebih berani dan independen melakukan eksekusi extraordinary merekrut komisaris dan direksi secara profesional dan terbuka.
"Tidak salah menteri BUMN berguru kepada Presiden Joko Widodo, sebagai teladan pemimpin extraordinary," ungkapnya.
Sebenarnya, Emrus mengatakan, bila ingin semua BUMN cepat maju, maka harus dikelola secara profesional pada segala hal.
Tidak hanya menjaring karyawan tetapi juga berlaku untuk semua komisaris dan direksi BUMN.
Jadi, tidak boleh ada perlakuan khusus dalam rangka penjaringan komisaris dan direksi, sementara karyawan dilakukan secara profesional, transparan dan independen.
"Karyawan BUMN, komisaris dan direksi BUMN sama-sama WNI, yang harus mendapat perlakukan yang adil yaitu Keadilan Sosial Bagi Seruluh Rakyat Indonesia," jelas Emrus.
Pengamat politik Emrus Sihombing menyarankan Menteri BUMN Erick Thohir dan Adian Napitupulu bertemu membahas persoalan rekrutmen komisaris dan direksi BUMN.
- Doa Ketum PSSI Mengiringi Perjuangan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
- Perhutani Hadirkan Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Batam & Baubau
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas 106 Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung
- Gelar Program Mudik Gratis 2025, Bank Mandiri Lepas 8.500 Pemudik dengan 170 Bus