Bank Ingin Uang Elektronik Jadi Sumber Kredit
Selasa, 26 September 2017 – 07:17 WIB

Ilustrasi uang elektronik atau e-money. Foto: Jawa Pos.Com/JPNN
’’Diskusinya masih sambil jalan. Kalau sekarang sih likuiditas bank masih aman,’’ ujar ketua umum Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) itu.
Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati menilai uang elektronik dan transaksi nontunai dalam jangka panjang akan menekan biaya operasional bank.
Dengan begitu, bunga bank akan semakin mudah untuk turun.
’’Efeknya, sektor riil akan terkena dampak dari bunga murah. Masyarakat bisa mendapatkan kredit dengan lebih mudah dan terjangkau sehingga ekonomi bisa tumbuh lebih baik,’’ tuturnya. (rin/c15/noe)
Perbankan memiliki harapan terkait dana masyarakat yang tersimpan dalam uang elektronik.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- Bank Mandiri Hadirkan Posko Layanan untuk Pemudik, Catat Lokasinya!
- Gelar Program Mudik Gratis 2025, Bank Mandiri Lepas 8.500 Pemudik dengan 170 Bus
- Bank Mandiri Berangkatkan 400 Nasabah Mudik Gratis dengan Kereta Api
- AstraPay Catat Peningkatan Transaksi di Kuartal Pertama, Sektor Ini Naik 19 Persen
- Tebar Kebaikan di Ramadan, Bank Mandiri Santuni Anak Yatim dan 668 Yayasan
- Bank Mandiri Optimalkan Sistem Daur Ulang & Akses Air Bersih