Bank Mandiri Bakal Dirikan Kantor di Malaysia

jpnn.com, JAKARTA - Bank Mandiri mengumumkan rencana pendirian kantor cabang penuh, Bank Mandiri Berhad, di Malaysia. Rencana ini dilakukan setelah perseroan mendapat lisensi Qualified ASEAN Bank (QAB).
Kantor tersebut akan mulai beroperasi pada akhir 2017. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad mengatakan, Bank Mandiri merupakan bank pertama yang mendapat lisensi QAB.
Dengan lisensi tersebut, bank milik pemerintah ini akan diperlakukan setara dengan bank-bank lokal yang beroperasi di Malaysia.
“Kami sangat menghargai otoritas perbankan Malaysia yang mendukung kehadiran bank dari Indonesia ini. Indonesia pun telah memperlakukan bank-bank Malaysia seperti milik sendiri. Ini merupakan langkah maju yang bisa memperkuat hubungan Indonesia dan Malaysia,” kata Muliaman.
Pembukaan layanan ini, lanjut Muliaman, merupakan layanan perbankan penuh pertama bagi Bank Mandiri di luar wilayah Indonesia.
“Kami mengapresiasi langkah ini karena hal ini memperlihatkan baiknya hubungan kerja sama kedua negara sekaligus prospek ASEAN untuk lebih maju,” tutur Muliaman.
Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, kegiatan bisnis Indonesia telah tersebar di seluruh ASEAN. Perkembangan positif ini, menurut Kartika, sebagai salah satu yang mendorong Bank Mandiri perlu hadir di Malaysia.
“Sebagai bank berlisensi QAB, kami akan beroperasi di Kuala Lumpur untuk mendukung kegiatan bisnis,” ucap Kartika.(chi/jpnn)
Bank Mandiri mengumumkan rencana pendirian kantor cabang penuh, Bank Mandiri Berhad, di Malaysia. Rencana ini dilakukan setelah perseroan mendapat
Redaktur & Reporter : Yessy
- Bank Mandiri Hadirkan Posko Layanan untuk Pemudik, Catat Lokasinya!
- Gelar Program Mudik Gratis 2025, Bank Mandiri Lepas 8.500 Pemudik dengan 170 Bus
- Bank Mandiri Berangkatkan 400 Nasabah Mudik Gratis dengan Kereta Api
- Tebar Kebaikan di Ramadan, Bank Mandiri Santuni Anak Yatim dan 668 Yayasan
- Bank Mandiri Optimalkan Sistem Daur Ulang & Akses Air Bersih
- Bank Mandiri Terbitkan Global Bond US$800 juta di Tengah Ketidakpastian Pasar