Banser NU Mengingatkan Pihak yang Ingin Gelar Aksi Memecah Belah, Tegas!
Meski demikian, dia meminta aksi yang digelar berada dalam koridor hukum.
Tak hanya itu, sebagai sesama warga nahdliyin, dia meminta sudah semestinya aksi demo dilakukan dengan santun dan menjaga sikap saling menghormati.
Menurut dia, sangat tidak pantas ada warga NU berdemo dengan mengolok-olok para kiai yang sejatinya menjadi panutan umat selama ini.
“Jika sifatnya sudah menyerang pribadi maka Banser pasti tidak akan tinggal diam."
"Kami akan sepenuhnya menjaga kiai, jangan sampai marwah mereka tercederai gara-gara demo yang mungkin hanya memiliki tujuan dan kepentingan sangat pendek serta pragmatis," katanya.
Untuk menjaga keselamatan dan marwah para kiai, Banser menginstruksikan kepada anggota di daerah menjaga keamanan para tokoh-tokoh panutan NU.
Hal ini seperti dilakukan anggota Banser Surabaya yang menjaga 24 jam kediaman Rais Aam PBNU Kiai Miftachul Akhyar di Ponpes Miftachus Sunnah di Jalan Kedung Tarukan, Pacar Kembang, Surabaya.
Penjagaan digelar hingga Muktamar Ke-34 NU di Lampung berlangsung.
Banser mengingatkan pihak-pihak yang ingin menggelar aksi bertujuan memecah belah NU, tegas.
- Gantikan Hasan Basri Sagala, Gus Syafiq Pimpin Satkornas Banser Periode 2024-2029
- Ketum GP Ansor: Siapa pun yang Mendemo Kantor PBNU akan Berhadapan dengan Kami
- Jaga Toleransi, Ratusan Ansor dan Banser Amankan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024
- Mahfud MD Puji Erick Thohir yang Berhasil Dorong Modernisasi Banser NU
- Erick Thohir Dinilai Punya Magnet yang Luar Biasa untuk NU
- Satu Abad NU, Sekarang Banser Senang 'We Will Rock You'