Bansos Jangan Dijadikan Alat Politik untuk Meraup Suara pada Pilpres 2024

“Bahwa Bansos juga membawa harapan kepada masyarakat miskin untuk bertahan dalam mengarungi hidupnya,” ujar Trubus.
Namun, jika Bansos ini digaungkan terus oleh Paslon 02, tidak bisa dipungkiri karena ada anak Presiden Joko Widodo disitu, yang terus mengatakan bahwa dia akan melanjutkan kerja-kerja bapaknya.
Menurut Trubus, kelekatan antara Jokowi dan Bansos sudah begitu mengakar. “Jujur saja masyarakat bawah bingung kalau Pak Jokowi tak lagi Presiden, Bansos masih mengalir atau tidak?” ungkap Trubus.
Apalagi bagi masyarakat yang tergolong miskin ekstrem. “Harapannya, bagaimana orang miskin ekstrem mendapatkan dua kali lebih banyak,” ujar Trubus.
Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang berani menjanjikan Bansos diminta untuk mencari dulu akar masalahnya agar tidak menjadi ketergantungan.
“Persoalannya apakah Bansos itu lama? Kan tidak mendidik kalau terus-menerus dipelihara,” pungkas Trubus.(fri/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Bantuan sosial (Bansos) pemerintah di tengah pemilu dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan elektoral.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tebar Bansos, Aguan & Buddha Tzu Chi Perbaiki Ratusan Hunian Tak Layak di Jakarta
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta
- Genjot Upaya Kikis Kemiskinan di Jateng, Gubernur Luthfi Gelontorkan Bansos