Bantu Pengairan di Lahat, Ditjen PSP Kementan Beri Bantuan Pompa

jpnn.com, JAKARTA - Untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian di Lahat, Sumatera Selatan, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian memberikan bantuan pompa.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bantuan pompa ini diberikan untuk memastikan air tetap mencukupi untuk kebutuhan pertanian.
“Kami ingin memastikan air tetap tersedia untuk memenuhi kebutuhan pertanian. Jika sumber air masih tersedia, bantuan pompa sudah sangat mencukupi, kita tinggal ambil dari sumber air dan memastikan lahan terairi sehingga pertanian bisa terus berlangsung,” kata Mentan SYL, Jumat (25/9/2020).
Hal senada disampaikan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Sarwo Edhy.
“Bantuan yang diberikan tentu disesuaikan dengan karakteristik lahan pertanian. Karena di lahat sumber air masih tersedia, kita beri bantuan pompa untuk menarik air,” tuturnya.
Ditambahkannya, dengan bantuan ini diharapkan pertanian di Lahat bisa berlangsung maksimal.
“Kami harapkan bantuan pompa untuk memenuhi kebutuhan air ini bisa membuat luas areal tanam bertambah. Yang tentu saja bisa berdampak baik pada produktivitas petani,” tukasnya.
Bantuan pompa Ditjen PSP ini disalurkan untuk pertanian di Desa Rindu Hati, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bantuan pompa ini diberikan untuk memastikan air tetap mencukupi untuk kebutuhan pertanian.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan