Banyak Gugatan Hasil Pilkada 2024, Legislator PDIP Kritik Kerja KPU

Deddy pun mengaku tidak terima anggaran hampir satu triliun bakal dihabiskan untuk melaksanakan PSU.
Terlebih lagi, kata dia, satu alasan yang membuat PSU terlaksana ialah kelalaian penyelenggara pemilu dalam mengecek administrasi seorang kandidat di Pilkada 2024.
"Ini soal kualitas secara administratif saja kita gagal, bagaimana secara substansif, ini keterlaluan kalau menurut saya," ujar Deddy.
Menurutnya, pelaksanaan PSU pada akhirnya berimbas ke kandidat, karena mereka membutuhkan uang mengawal suara.
Deddy mengatakan kepala daerah bisa saja terjebak dalam korupsi ketika pelaksanaan pemilu diulang akibat kelalaian penyelenggara.
"Nanti kita teriak, kepala daerah koruptor. Muaranya di sini. ketidakmampuan kita menjaga pemilu yang jurdil, bikin pelanggaran di mana-mana," ujarnya. (ast/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus mengkritik kerja sejumlah lembaga negara setelah banyaknya gugatan hasil Pilkada 2024 ke MK.
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan
- Ketua KPU Ungkap Kebutuhan Anggaran RP 486 Miliar Buat PSU Pilkada
- Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh
- Bupati Tasikmalaya Terpilih Ade Didiskualifikasi MK, KPU Jabar Beralasan Begini
- Selesai Diperiksa KPK, Hasto Jawab 52 Pertanyaan Pengulangan
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu
- Rano Karno Bakal Hadiri Retret Kepala Daerah, Berangkat ke Magelang Malam Ini