Banyak Kapal Asing tak Terdeteksi, TNI Butuh Pesawat Intai

Menurutnya, berbagai ancaman di masa yang akan datang tidak selamanya dapat dihadapi dengan sistem persenjataan dan pengawasan yang dimiliki TNI saat ini.
"Perlu diketahui bahwa berdasarkan yang kami pelajari bahwa banyak kapal-kapal boat ilegal yang ingin menuju ke Australia kerap datang melintas di perairan Indonesia tanpa terdeteksi," kata Peter.
Dia menjelaskan bahwa sistem pengawasan atau radar yang sekarang dipakai TNI sudah layak untuk ditingkatkan.
Semisalnya dari sistem radar yang ditempatkan di darat menjadi dengan menggunakan pesawat.
Menurutnya, dengan memasang radar di badan pesat akan membuat jangkauan radar menjadi semakin luas.
Seperti misalnya yang ada pada salah satu produk unggulannya yakni pesawat intai GlobalEye.
Dia menjelaskan bahwa pesawat yang mampu terbang 11 jam nonstop tersebut mampu memantau wilayah Indonesia seluas 400 kilometer.
"Ini aset yang mahal namun menjadi investasi jangka panjang untuk TNI AU untuk mengawasi wilayahnya dari illegal fishing, dan kapal boat asing," ujarnya.
JAKARTA - Wilayah NKRI memiliki garis pantai terpanjang kedua di dunia setelah Kanada. Selama ini, kontrol dan pengawasannya belum maksimal.
- Tiga Pemotor Asal Depok Tewas Seusai Tabrak Pohon di Bandung
- RI Siapkan Langkah Strategis untuk Merespons Kebijakan Tarif Resiprokal AS
- Innalillahi, Satu Orang Tewas di Dalam Mobil Avanza yang Tertimbun Tanah Longsor
- Peraih Rekor MURI Keliling Eropa Bahas Masalah Kesehatan Mental
- Pemda Belum Mengajukan Usulan Penetapan NIP CPNS & PPPK 2024, BKN Akan Lakukan Ini
- Anak yang Hilang di Pantai Sayang Heulang Garut Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya