Banyak Ketidakpastian, Harga Minyak Dunia Ambyar

jpnn.com, JAKARTA - Harga minyak dunia ditutup kembali turun pada perdaganga Kamis atau Jumat pagi WIB.
Harga minyak dunia menetap lebih rendah menambah kerugian mingguan investor.
Dilansir dari Antara, harga minyak dunia terus melorot akibat ketidakpastian bahwa zona euro bisa secara efektif memberikan sanksi ekspor energi Rusia.
Di samping itu, harga minyak dunia juga anjlok setelah negara-negara konsumen mengumumkan pelepasan besar cadangan darurat.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juni terpangkas 49 sen atau 0,5 persen, menjadi menetap di USD 100,58 per barel.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Mei berkurang 20 sen atau 0,6 persen, menjadi ditutup di USD 96,03 per barel.
Sesi sebelumnya, kedua kontrak harga minyak acuan ambyar lebih dari 5,0 persen ke level penutupan terendah sejak 16 Maret.
Harga juga tertekan oleh kekhawatiran bahwa penguncian di China karena gelombang baru COVID-19 akan memperlambat pemulihan permintaan minyak.
Harga minyak dunia terus melorot akibat ketidakpastian bahwa zona euro bisa secara efektif memberikan sanksi ekspor energi Rusia
- Kejagung Dinilai Perlu Telisik Pengadaan Minyak Mentah di Indonesia
- Gemerlap Danantara
- Pemerintah Akan Bangun Kilang Minyak Sebesar 1 Juta Barrel per Hari
- Kaya Gila
- Dunia Hari Ini: Penampilan Ed Sheeran di Jalanan Diberhentikan Polisi India
- Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis Indonesia dan India yang Komprehensif