Banyak Orang Sakit Tetap Masuk Kerja, Kasus COVID-19 Kian Meningkat
"Para pengusaha, pemilik usaha, memiliki taruhan besar dalam hal ini," katanya.
"Kita harus bekerja sama menjauhkan pekerja yang memiliki gejala dari tempat kerja. Atau usahanya akan ditutup," tegas Andrews.
Ia mengakui tidak adil bila pekerja yang tak mendapatkan cuti sakit harus menunggu berminggu-minggu untuk mendapatkan tunjangan AU$1.500 dolar, yang tersedia bagi pekerja yang tak bisa masuk kerja karena menjalani isolasi mandiri atau harus mengasuh anak yang menjalani isolasi.
"Saya sudah minta agar hal ini diperbaiki," katanya.
'Lockdown' Melbourne babak kedua:
- Pasang surut bisnis warga Indonesia di Melbourne saat 'lockdown' kedua diberlakukan
- Seberapa membantu tunjangan uang dari Pemerintah Australia bagi warga Indonesia yang berhak mendapatkannya?
- Warga Melbourne disarankan menggunakan masker bila keluar rumah dan jika tak bisa jaga jarak
- Muslim di Melbourne: naiknya penularan COVID-19 tidak ada kaitannya dengan agama
Rumah sakit belum kewalahan
Profesor Sutton menjelaskan "penyebaran yang stabil" mulai terlihat di sejumlah wilayah Victoria, yang sebelumnya menjadi kawasan 'hotspot', seperti North Melbourne dan Flemington.
Ia mengatakan hal ini dikarenakan adanya penanganan intensif pada kasus-kasus yang terjadi di rusun-rusun perumahan umum, atau 'public housing'.
Namun di wilayah lainnya, seperti Brimbank dan Greater Dandenong, jumlah kasusnya justru meningkat.
Menteri Utama negara bagian Victoria, Australia, Premier Daniel Andrews menyatakan hingga saat ini masih banyak warganya yang tetap masuk kerja padahal sudah mengalami gejala COVID-19
- Sebuah Gelombang Besar yang Menerjang Asia
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan Masih Ancam negara Bagian Victoria di Australia
- Dunia Hari Ini: 51 Pria Dijatuhkan Hukuman Atas Kasus Pemerkosaan Prancis
- Anggota Bali Nine Sudah Bebas dan Kembali ke Keluarga Masing-masing
- Dunia Hari Ini: Australia Terbangkan Warganya Keluar Vanuatu
- Pemakai Narkoba di Indonesia Kemungkinan Akan Dikirim ke Rehabilitasi, Bukan Penjara