Banyak Pejabat Kepri Diperiksa Lantaran Korupsi Politisi Partai Demokrat Ini

jpnn.com - TANJUNGPINANG - Kasus dugaan korupsi dana hibah atau bantuan sosial (bansos) yang dilakukan mantan Anggota DPRD Kepri, Abdul Aziz mulai merembet kemana-mana. Setelah politisi Partadi Demokrat ini ditangkap Polda Kepri banyak pejabat dilingkungan Pemprov Kepri yang ikut diperiksa penyidik.
"Memang kasusnya kan sudah dua tahun. Gara-gara kasus ini, memang banyak pejabat kita yang diperiksa penyidik," ujar Gubernur Kepri, Muhammad Sani seperti dikutip dari Batam Pos (Grup JPNN), di Hotel Aston Tanjungpinang, Jumat (29/5) malam lalu .
Ditegaskanny a, pada prisipnya dana bansos tersebut pihaknya sudah mengeluarkan sesuai dengan ketentuan yang ada. Begitu juga, dengan administrasi pertanggungjawaban pencairannya, semuanya sudah jelas. Artinya, Pemprov Kepri sudah melaksankan sesuai prosedur.
"Pencairannya lewat bank apa juga ada. Kami punya semua catatan administrasi tentang itu," tegas Gubernur.
Ditegaskannya, dalam hal ini yang salah menggunakannya adalah yang menerima. Selain itu juga tidak memberikan laporan pertanggungjawab. Akhirnya konsekuensi hukumnya adalah berhadapan dengan penegak hukum. Pada proses hukum ini pihaknya juga akan selalu kooperatif.
"Tentu pejabat-pejabat terkait kami akan diperiksa lagi sebagi saksi-saksi. Sampai pada proses persidangan nanti," jelasnnya.
Menurut Gubernur, mantan Anggota DPRD Kepri itu, sudah dua tahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dengan adanya kejadian-kejadian ini, sebagai Gubernur ia selalu mengingatkan bawahan-bawahannya untuk selalu bekerja sesuai dengan tanggungjawab yang diberikan.
"Saya sudah selalu mengingatkan, jauhi prilaku korupsi. Karena senang sementara, habis itu penjara menanti," tutupnya.
TANJUNGPINANG - Kasus dugaan korupsi dana hibah atau bantuan sosial (bansos) yang dilakukan mantan Anggota DPRD Kepri, Abdul Aziz mulai merembet
- Ciptakan Rasa Aman Bagi Wisatawan, Pemkot Palembang Pasang CCTV di BKB
- Oknum Guru PPPK di Lombok Timur Dipecat, Ini Sebabnya
- 4 Debt Collector Penganiaya Wanita di Halaman Polsek Bukit Raya Ditangkap, 7 Lainnya Buron
- Besok, 621 CASN Kota Mataram Terima SK, Gaji Aman
- Gereja Katedral Bandung Gelar Misa Khusus Wafatnya Paus Fransiskus
- Pembangunan Jateng 2026 Diarahkan untuk Penopang Swasembada Pangan