Bapak-Anak Diburu Polisi, Tegang, Dor!

jpnn.com, TANGERANG - Bapak dan anak terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). M dan RH jatuh tersungkur usai timah panas polisi bersarang tepat di betis keduanya karena melawan saat diringkus.
M dan RH adalah dua dari empat tersangka curanmor yang dilumpuhkan polisi. Dua tersangka lain berinsial T dan EC juga ditembak polisi di lokasi berbeda.
Sindikat curanmor ini usai adanya informasi penjualan motor murah tanpa dilengkapi surat kendaraan yang dilakukan oleh A. Berbekal informasi itu, polisi melakukan penyelidikan dan meringkus A.
“Setelah dilakukan pengembangan petugas langsung mengamankan R dan S di rumahnya,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Komisaris Besar (Kombes) Pol Sugeng Hariyanto di Mapolsek Pakuhaji, Rabu (15/7).
Saat diinterograsi, ketiga penadah motor curian itu menyebut M, RH, T, dan EC sebagai pelaku curanmor.
Komplotan ini telah berulangkali beraksi di wilayah Cipondoh, Ciledug, Tangerang, dan juga Sepatan.
Sasarannya adalah motor yang terparkir di pinggir jalan. M, RH, T dan EC kemudian ditangkap di lokasi berbeda. Lantaran melawan, keempatnya dilumpuhkan polisi.
“Dari empat tersangka ini, dua orang tersangka M dan RH adalah bapak dan anak. Mereka melakukan aksinya bersama. Empat tersangka kami berikan tindakan tegas dan terukur karena mencoba melawan anggota saat diamankan,” bebernya.
Bapak dan anak jatuh tersungkur usai timah panas polisi bersarang tepat di betis keduanya karena melawan saat diringkus.
- PIK2 dan Disnaker Tangerang Buka Pelatihan Kerja Gratis
- Menjelang Lebaran, Wali Kota Sachrudin Larang ASN Tangerang Terima Gratifikasi
- Tragis! Pria di Tangerang Dimutilasi Sepupu, Potongan Tubuh Disimpan Dalam Lemari Es
- Kurir di Palembang Jadi Korban Curanmor, 138 Paket Ikut Raib
- Menganggur & Banyak Utang, Eks Karyawan Bank di Palembang Pilih Mencuri Mobil
- Pelaku Curanmor Beraksi di Parkiran Rumah Sakit, Begini Modusnya