Bareskrim Bantah Istimewakan Sri Mulyani
jpnn.com - JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri bakal mengorek keterangan dari mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Senin (8/6), dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat bagian negara yang melibatkan PT TPPI dan SKK Migas.
Pada pemeriksaan yang akan dilakukan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat itu, penyidik akan mencecar SMI soal surat yang dikeluarkan Kemenkeu terkait persoalan pembayaran kondensat.
"Pemeriksaan terkait surat yang diluncurkan Kemenkeu pada saat beliau jadi menteri tentang tata cara pembayaran kondensat yang dikelola BP Migas ke TPPI," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor Edison Simanjuntak, Senin (8/6) di Bareskrim.
Meski demikian, Victor menjawab diplomatis saat ditanya apakah juga akan mencecar dugaan penyalahgunaan wewenang SMI saat jadi Menkeu dalam kasus kondensat ini. "Lihat hasil pemeriksaan nanti," potong Victor.
Ia menambahkan, para penyidik sudah meluncur ke kantor Kemenkeu untuk memeriksa SMI. Dia pun membantah SMI diberikan perlakuan khusus karena pemeriksaannya dilakukan di Kemenkeu bukan di Bareskrim. (boy/jpnn)
JAKARTA - Penyidik Bareskrim Polri bakal mengorek keterangan dari mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Senin (8/6), dalam kasus dugaan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Soal Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Minta Guru Tak Perlu Berterima Kasih
- Heboh Demonstrasi di Kemendiktisaintek, Ketua DPR Singgung Transparansi
- Prabowo Resmikan 37 Proyek Kelistrikan, 6 Dikelola PLN UIP KLT
- DPR Buka Masa Sidang, Legislator PKS Langsung Menyoroti Skandal Pemasangan Pagar Laut
- Transformasi Digital, Ditjen Bina Adwil Evaluasi SRIKANDI dan Perkuat Publikasi
- Interupsi di Rapat Paripurna, Legislator PKS Usul DPR Bentuk Pansus Terkait Pagar Laut