Bareskrim Polri Gerebek Venesia BSD, Pengawasan Pemkot Tangsel Dipertanyakan

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bareskrim Polri yang telah melakukan penggerebekan dan mengusut tuntas kasus tersebut," kata Ahmad Syawqi.
Pada Rabu (19/8) malam, Tim Bareskrim Polri menggerebek tempat karaoke Venesia yang diduga kuat melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus eksploitasi seksual.
Dalam penggerebekan, polisi mengamankan 13 orang yang terdiri dari tujuh muncikari, tiga kasir, satu supervisor, satu manajer operasional, dan satu general manager.
Sejumlah barang bukti turut disita antara lain kwitansi dua bundel, satu bundel voucher 'ladies' tertanggal 19 Agustus 2020, uang Rp 730.000 yang merupakan biaya bookingan 'ladies' mulai dari 1 Agustus, tiga unit mesin EDC, dan 12 kotak alat kontrasepsi.
Polisi juga mengamankan 47 perempuan yang bekerja sebagai pemandu lagu atau LC. (*/jpnn)
Ahmad Syawqi angkat bicara soal penggerebekan di tempat karaoke Venesia BSD, Tangsel, Rabu (18/8) malam.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Polisi Dinilai Bisa Segera Ungkap Pelaku Teror Kepala Babi di Kantor Tempo, Masalahnya...
- Jelang Lebaran, Pertamina Tindak Tegas SPBU Nakal demi Utamakan Layanan Masyarakat
- Jelang Idulfitri, Wali Kota Tangsel Sidak di Terminal Pondok Cabe
- Safari Ramadan 2025, Sekda Tangsel Ajak Semua Pihak Bersinergi untuk Pembangunan
- Pemkot Tangsel Bakal Menindak Tegas Pungli di Sekolah
- Sahroni Apresiasi Kinerja Bareskrim Mengungkap 4,1 Ton Narkoba dalam 2 Bulan