Baru 3 Bulan Menjabat, Dirut MRT Jakarta Aprindy Dicopot dari Jabatan, Ini Gantinya
jpnn.com, JAKARTA - Mohamad Aprindy dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang baru ia jabat selama tiga bulan.
Aprindy digantikan oleh Tuhiyat yang dinilai berpengalaman di bidang corporate financing.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta Fitria Rahadiani mengatakan pihaknya melakukan penyegaran dalam jajaran pengurus PT MRT Jakarta. Posisi Aprindy digantikan oleh Tuhiyat.
“Tuhiyat yang memiliki pengalaman dalam bidang corporate financing, diharapkan dapat memperkuat proses kooordinasi antara Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Perhubungan, Bappenas, dan juga Kementerian Keuangan,” ucap Fitri dalam keterangannya, Rabu (26/10).
Selain Tuhiyat, Pemprov DKI Jakarta juga mengangkat Dodik Wijanarko sebagai Komisaris Utama, Bambang Kristiyono dan William P Sabandar sebagai Komisaris.
Mereka diharapkan dapat memberikan arahan dan masukan kepada Direksi dalam kaitannya dengan proses pembangunan MRT Jakarta fase 2 dan berikutnya.
“Penggantian Direktur Utama, Komisaris Utama, dan anggota komisaris telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan, melalui Keputusan Para Pemegang Saham di luar RUPS pada 25 Oktober 2022,” kata dia.
Fitria berharap Direktur Utama dan jajaran Dewan Komisaris yang baru mampu melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab. (mcr4/jpnn)
Mohamad Aprindy dicopot dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta yang baru ia jabat selama tiga bulan.
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Tarif Transjakarta, LRT, MRT Hanya Rp 1 pada Hari Pelantikan Presiden
- Jokowi Mencanangkan Pembangunan MRT Medan Satria-Tomang
- MMI Donasikan 20 Ribu Masker kepada Penumpang MRT Jakarta
- Kunker ke Washington DC, Prasetyo Tuntaskan Kesepakatan Hibah Rp 10 M untuk MRT
- Ada Jakarta International Marathon, MRT Tambah Jam Operasional, Cek Jadwalnya
- MRT Jakarta Teken Kerja Sama dengan Sojitz Corporation, Nilai Kontrak 4,2 Triliun