Baru 35 Persen SPBU Jual Pertamax
Jumat, 26 November 2010 – 06:22 WIB

Baru 35 Persen SPBU Jual Pertamax
"Saat ini kami mendorong mitra SPBU untuk meningkatkan penyediaan Pertamax. Semoga pengusaha mau migrasi dari jualan BBM subdisi ke Pertamax," harap dia. "Apalagi saat ini kesadaran masayrakat untuk mengkonsumsi Pertamax juga terus meningkat. Mereka sudah tahu bahwa kualitas produk kami baik. Misal saja dari sisi oktan yang lebih tinggi." Untuk itu langkah selanjutnya dari Pertamina adalah meningkatkan pelayanan dan ketersedian Pertamax ini di masyarakat.
Baca Juga:
Secara terpisah, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak Bumi dan Gas (Hiswana Migas) mengatakan bahwa kendala tersebarnya infrastruktur penyaluran Pertamax adalah modal kerja. Untuk itu dia meminta agar pemerintah melalui Kementerian ESDM memberikan serta mempermudah bantuan modal kerja SPBU penyedia BBK. "Untuk mendukung rencana pembatasan BBM bersubsidi, kami berharap ada bantuan untuk penyediaan infrastruktur dari Pemerintah. Sebab sampai saat ini masih banyak SPBU yang belum memiliki tanki atau dispenser untuk Pertamax," kata Ketua Umum Hiswana Migas Eri Purnomohadi.
Menurutnya, saat ini baru ada sekitar 1.000 unit SPBU yang siap dari segi infrastruktur untuk melaksanakan pembatasan BBM subsidi. Dan sebagian besar dari mereka berada di kota besar seperti Jabodetabek.
Sebelumnya, lanjut Eri, pihaknya sudah berkordinasi dengan PT Pertamina yang siap memberikan kemudahan untuk berjualan Pertamax. Namun pengusaha masih SPBU memnutuhkan penjaminan dari pemerintah sehingga skema kredit untuk invetasi tangki BBL bisa turun.
JAKARTA - Hingga saat ini mekanisme pembatasan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi masih belum jelas. Namun Pertamina selaku operator
BERITA TERKAIT
- Harga BBM Vivo Jenis Revvo 90 Kembali Turun, Jadi Sebegini Sekarang
- Harga Emas Antam Hari Ini 5 April 2025, Anjlok
- Harga Emas Antam, UBS, dan Galeti24 di Pegadaian Kompak Turun, Berikut Perinciannya
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump