Baru Terbayar 20 Persen
Minggu, 06 Mei 2012 – 08:24 WIB
Usai pertemuan jam 11.00 WIB, Dirut PT.Pengelola Persebaya Dityo Pramono yang ditemui di parkir wisma menolak berkomentar banyak. Namun Dityo tak memungkiri kalau Persebaya memang mengalami krisis keuangan saat ini. "Saya tak bisa berkomentar banyak. Semua keterangan lewat satu pintu yakni Media Relation," kata Dityo sambil berlalu.
Baca Juga:
Serupa dengan Dityo, Saleh juga tak mau banyak omong. Sejak turun dari lantai 2, Saleh keluar menuju parkir dan sambil terus berbicara lewat telepon selulernya. Tanpa babibu, Saleh langsung masuk mobil dan ngacir menggunakan Jazz silver nya.
Kepada wartawan, Media Realtion Persebaya Surahman mengakui sebagai sesama tim yang dikelola konsorsium, Persebaya juga mengalami masalah keterlambatan gaji. "Kendalanya dengan tim-tim IPL lain sama. Tapi karena nama besar Persebaya dan sejarahnya, pemain tetap komitmen untuk Persebaya," ucap Ram, sapaan Surahman.
Ram juga membantah kabar yang menyebut pemain melakukan mogok tanding. "Mereka tidak berpikir untuk mogok. Sangat naif bagi pemain bila keterlambatan gaji dijadikan alasan untuk mogok latihan atau tanding. Mereka melihat bagaimana pengorbanan para suporter untuk Persebaya, sampai korban nyawa," imbuh mantan wartawan itu.
SURABAYA - Ibarat wabah, krisis finansial juga menyerang Persebaya Surabaya. Untuk bulan April lalu, gaji pemain, pelatih, dan ofisial Green Force
BERITA TERKAIT
- MotoGP 2025: Alasan Jorge Martin Pilih Membumi
- PSBS vs Persib: Maung Bandung Pincang, Bojan Hodak tak Risau
- Debut Apik Bidadari Cantik dari Bulgaria, Langsung Bikin Gresik Kalah di Kandang
- Proliga 2025: Thuy Cedera, Gresik Petrokimia Kalah dari Jakarta Livin
- Asyik, Laga Pelita Jaya vs Dewa United Disiarkan Gratis di Youtube
- Nova Arianto Cukup Puas Komposisi Skuad Timnas U-17 Indonesia, tetapi Punya Catatan