Basarah Pastikan Amendemen UUD Hanya terkait Haluan Negara

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah memastikan bahwa amendemen terbatas Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) 1945 hanya untuk memberikan kewenangan kepada MPR menetapkan haluan negara.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa sikap ini tidak bisa ditawar-tawar lagi. Karena itu, dia memastikan tidak setuju kalau ada usulan mengubah pasal lain.
"Sikap PDIP jelas, mengenai amendemen terbatas ini hanya khusus pada pasal tentang wewenang MPR menetapkan haluan negara. Di luar itu, kami tidak setuju," kata Basarah kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (11/10).
Menurut Basarah, pihaknya tidak akan setuju kalau ada usulan mengubah pasal-pasal lain dalam UUD NRI 1945. Apalagi, lanjut dia, mengubah Pasal 6a tentang tata cara pemilihan presiden.
"Karena hadirnya haluan negara ini tidak berarti bahwa presiden harus kembali dipilih oleh MPR," ujar anak buah Megawati Soekarnoputri di PDI Perjuangan itu. (boy/jpnn)
Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah memastikan bahwa amendemen terbatas UUD hanya untuk haluan negara
Redaktur & Reporter : Boy
- Jubir PDIP Sebut Megawati Tak Pernah Melarang Kader Ikut Retret
- Megawati Keluarkan Surat Tugas Baru, Basarah dan Ronny Talapessy Jadi Jubir
- Surat Terbaru Megawati Ditujukan kepada 2 Petinggi PDIP
- Bertemu Pangeran Khaled di UEA, Megawati: Berlangsung Hangat dan Kekeluargaan
- Dari Vatikan, Megawati Tiba di Jeddah, Bakal Tunaikan Ibadah Umrah
- Ketua DPR RI dan Italia Sepakat untuk Tingkatkan Hubungan Diplomatik