Bawaslu Akui Ada Teriakan Ganti Presiden di Reuni 212, tapi…
Rabu, 05 Desember 2018 – 00:05 WIB

Prabowo Subianto menghadiri Reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12). Foto: Ricardo/JPNN.com
Jauh-jauh hari pihaknya mengimbau agar anak-anak tidak dilibatkan dalam aksi. Sebab, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sangat tegas menyebutkan bahwa anak-anak memiliki hak untuk beristirahat, bermain, berekreasi, berkreasi, dan berkarya seni budaya. (lum/c14/fat)
Bawaslu mengakui memang ada teriakan ganti presiden dalam aksi reuni 212 namun pihak panitia yang justru minta agar teriakan itu dihentikan.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Menjelang PSU, Calon Bupati Parimo Nizar Rahmatu Dilaporkan ke Bawaslu
- Paslon dari Barito Utara Ini Disorot, KPU dan Bawaslu Diminta Bergerak
- Kasus Dugaan Politik Uang Jelang PSU Pilkada Barito Utara, 9 Orang Ditangkap
- Bawaslu Banggai Dalami Dugaan Pelanggaran Pemilu di Lokasi PSU
- Ketua Bawaslu Bandung Barat Mengaku Sudah Dua Kali Konsumsi Narkoba
- Pengakuan Ketua Bawaslu KBB Setelah Ditangkap Polisi, Anda Percaya?