Bawaslu Serukan Ayo Jaga TPS

"Pemilu kita jangan sampai dinodai oleh kecurangan demi sebuah Jabatan. 17 April 2019 sebentar lagi, momen yang ditunggu-tunggu ratusan juta rakyat Indonesia bahkan dunia untuk melihat perubahan besar," kata James di lokasi yang sama.
"Kita tidak ingin kejadian di Malaysia terulang lagi," sambungnya.
Karena itu, kata James, pihaknya membuat gerakan moral #AyoJagaTPS, yaitu sebuah gerakan menjaga TPS di rumah masing-masing dari potensi kecurangan, seperti kasus Iwan Bopeng" dan penghilangan maupun penggelembungan suara kedua kandidat Capres dan Cawapres, Jolowi-Ma"ruf dan Prabowo-Sandi.
James pun mengajak masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air agar proaktif bergabung dengan gerakan AyoJagaTPS dengan cara men-download aplikasi melalui Play Store: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.jagatps.app.
Menurut James, dari total TPS di Indonesia yang berjumlah 810.329 TPS, saat ini relawan dan masyarakat yang bergabung mencapai 107 ribu TPS.
"Alhamdulillah, kita sudah ada di 107 ribu TPS yang tersebar di 34 Provinsi," pungkasnya.(jpnn)
Tim Asistensi Bidang Hukum Bawaslu Bachtiar Baital Bachtiar Baital menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019. Pasalnya, Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri untuk menghadirkan Pemilu jujur dan adil.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Menjelang PSU, Calon Bupati Parimo Nizar Rahmatu Dilaporkan ke Bawaslu
- Paslon dari Barito Utara Ini Disorot, KPU dan Bawaslu Diminta Bergerak
- Kasus Dugaan Politik Uang Jelang PSU Pilkada Barito Utara, 9 Orang Ditangkap
- Bawaslu Banggai Dalami Dugaan Pelanggaran Pemilu di Lokasi PSU
- Ketua Bawaslu Bandung Barat Mengaku Sudah Dua Kali Konsumsi Narkoba
- Pengakuan Ketua Bawaslu KBB Setelah Ditangkap Polisi, Anda Percaya?