Bayi 3 Bulan Dibunuh karena Facebook
Jumat, 29 Oktober 2010 – 10:43 WIB

Sang ibu kejam, Alexandra V Tobias. Foto: Jacksonville.com.
FLORIDA - Kecanduan Facebook kerap dituding menimbulkan penurunan produktivitas karyawan. Tapi, itu belum apa-apa dibanding yang dialami seorang bayi berumur 3 bulan, di Jacksonville, Florida, Amerika Serikat (AS). Namun, Jaksa Wilayah Richard Mantei memperkirakan, vonis nantinya bisa saja lebih ringan. Ini karena berdasarkan pedoman penjatuhan hukuman di negara bagian Florida, untuk jenis kejahatan yang dilakukan Tobias, hukumannya adalah antara 25-50 tahun.
Seperti telah marak diberitakan, bayi bernama Dylan Lee Edmonson itu, harus kehilangan nyawa, setelah ibunya, Alexandra V Tobias, kesal karena permainan game Farmville-nya terganggu tangisan Dylan. Saking kesalnya, Tobias disebut mengguncang-guncang tubuh Dylan, sampai bayi itu tak bisa bergerak lagi selamanya.
Baca Juga:
Atas perbuatan yang tergolong keji pada Januari 2010 itu, wanita berumur 22 tahun ini kini terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup, dengan tuduhan melakukan pembunuhan tak berencana. Nasib Tobias, seperti diberitakan The Florida Times-Union, Jumat (29/10), bakal ditentukan oleh vonis yang akan dibacakan Desember nanti.
Baca Juga:
FLORIDA - Kecanduan Facebook kerap dituding menimbulkan penurunan produktivitas karyawan. Tapi, itu belum apa-apa dibanding yang dialami seorang
BERITA TERKAIT
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI