BC Perkuat Pencegahan Penyelundupan dengan Operasi Jaring Sriwijaya

Adapun 17 unit kapal itu akan beroperasi di lima sektor, yaitu dimulai dari Perairan Aceh sampai Belawan, Tanjung Balai Asahan sampai Tanjung Sibnaboy, Tanjung Parit hingga Batam, Tanjung Pinang sampai perairan Sumatra Bagian Selatan, dan sektor laut Natuna hingga wilayah Perairan Kalimantan bagian barat.
"Sasarannya adalah penyelundupan dan tindak pidana lainnya yang diamanahkan kepada DJBC sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku," imbuhnya.
Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian yang turut hadir dalam pembukaan Operasi Jari Sriwijaya ini menyambut baik langkah-langkah yang dilakukan Bea Cukai dalam upaya pencegahan tindak pidana penyelundupan maupun tindak pidana lainnya di wilayah laut.
"Saya kira (kegiatan) ini harus didukung. Kami dari Kepolisian Daerah Kepulauan Riau akan memback up kegiatan ini. Wilayah barat merupakan wilayah yang paling rentan akan tindak pidana penyelundupan.Kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan penerimaan negara melalui cukai," katanya.(cr1)
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggelar Operasi Jaring Sriwijaya 2017 guna mengantisipasi tindak pidana penyeludupan dan peningkatan pengawasan
Redaktur & Reporter : Budi
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi
- Bea Cukai Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Penindakan Sepanjang 2024, Ada Rokok