Bea Cukai dan Karantina Lakukan Pemeriksaan Terpadu Demi Kelancaran Arus Barang

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah memberikan kemudahan bagi eksportir dan importir termasuk komoditas pertanian dan perikanan melalui pemeriksaan bersama lewat single submission dalam kerangka joint inspection Karantina dan Bea Cukai (SSm QC).
Program ini diyakini menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan implementasi Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020 tentang penataan Ekosistem Logistik Nasional (ELN).
Hingga saat ini sudah ada empat pelabuhan yang menerapkan SSm DC, yakni di Belawan, Tanjung Emas, Tanjung Perak dan Tanjung Priok. Program ini akan terus diimplementasikan secara bertahap di seluruh pintu lalu lintas di tanah air.
Guna mendukung implementasi joint inspection tersebut, pada Minggu (25/10) lalu, Bea Cukai Belawan menandatangani SOP Joint Inspection Karantina-Pabean untuk barang kategori risiko tinggi dan curah di Pelabuhan Belawan.
“Penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari uji coba penerapan pemeriksaan bersama SSm QC yang telah dilaksanakan sebelumnya," kata Kepala Kantor Bea Cukai Belawan Tri Utomo Hendro Wibowo.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pelepasan ekspor tujuh komoditas unggulan lainnya asal Provinsi Sumut, yakni cengkeh untuk Kanada, karet lempengan ke Cina dan India. Kemudian kopi biji ke AS dan Cina, lidi ke Pakistan, pinang biji ke Hongkong, India dan Iran, serai ke Malaysia, serta minyak sawit untuk memenuhi permintaan pasar ekspor di Turki dan Cina.
Sinergi yang telah dibangun dengan semua entitas akan terus ditingkatkan. “Dari sisi percepatan layanan, Barantan - Bea Cukai yang telah berada dalam National Logistic Ecosystem (NLE) telah menerapkan pemeriksaan bersama atau Joint Inspection," tutur Tri Utomo.
Sementara itu, dalam rangka optimalisasi penerapan SSm QC di Pelabuhan Tanjung Perak, pada Kamis (22/10), Bea Cukai setempat bersama Lembaga National Single Window (LNSW) mengadakan rapat evaluasi.
SSm QC untuk menata Ekosistem Logistik Nasional (ELN) sudah diterapkan di empat pelabuhan besar.
- Bea Cukai Tegal Sita Rokok & Miras Ilegal Sebanyak Ini di Rest Area Tol Pejagan-Pemalang
- Lewat Ekspor, 5,2 Ton Kerapu Asal Wakatobi Tembus Pasar Hong Kong
- Perusahaan Asal Probolinggo Catat Ekspor Perdana Uniform Senilai Rp 3,3 M ke Singapura
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- Bea Cukai Teluk Bayur Tunjukkan Komitmen Berantas Narkotika Lewat Sinergi Antarinstansi
- Bea Cukai Probolinggo Musnahkan Barang Hasil Penindakan Sepanjang 2024, Ada Rokok